CITA RASA KOPI PAPUA SEMAKIN MENDUNIA
Di publish pada 10-10-2024 18:29:23
Kamis 10/10. Kopi asal Papua kini semakin banyak diminati konsumen mancanegara. Kali ini Koperasi Emas Hijau Papua Kembali melakukan ekspor perdana kopi Papua sebanyak 1,2 ton dengan tujuan Belanda dan Jepang.
Dalam seremonial yang dilakukan Bank Indonesia di lapangan terminal Pelabuhan Jayapura, Kamis 10 Oktober 2024 tampak hadir pimpinan Koperasi Emas Hijau Papua, Yafet Weitipo, Kepala Perwakilan BI Papua, Faturachman, Kepala Bea Cukai Jayapura, Adeltus Lolok, Pj. Sekda Propinsi Papua, Yohanes Walilo dan sejumlah perwakilan instansi.
Sebelumnya Koperasi Emas Hijau Papua juga telah melakukan ekspor kopi ke sejumlah negara termasuk Singapura dan telah dapat mengakses Ceisa 4.0 untuk pelaporan ekspor secara online. Pengiriman kopi ini merupakan pengiriman pertama dari sekitar 10 ton kontrak permintaan kopi yang telah ditandatangani Koperasi Emas Hijau Papua. Di hadapan hadirin, Yafet mengapresiasi semua pihak yang telah membantunya hingga dapat melakukan ekspor.
“Semua ini berkat kerja keras para petani yang mau belajar memperbaiki kualitas sesuai harapan buyer. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak dan instansi pemerintah yang selalu mendukung kami, sehingga kami juga bisa melakukan ekspor,” kata Yafet dalam sambutannya.
Di sisi lain, Kepala Perwakilan BI, Faturachman melihat kopi sebagai salah satu produk potensial ekspor dari Papua.
“Kopi itu miliki dampak multiplier yang cukup tinggi dari sisi penggiat kopi, pemilik cafe barista. Mereka menikmati efek besar dari pengembangan kopi di Papua Saya setuju bisa kita capai dalam kerangka yang disebut sebagai modal bisnis pentahelix yang meliputi pemerintah, BI dan komunitas kopi, akademisi, pelaku usaha dan media massa,” katanya.
Kepala Bea Cukai Jayapura, Adeltus Lolok menambahkan pesan optimis bagi pelaku usaha agar terus giat menambah ilmu dan kapasitas karena peluang usaha ekspor sangat terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pengiriman kopi ini merupakan bukti bahwa ekspor bisa dilakukan semua orang. Kami akan terus mendampingi UMKM Papua untuk mengenal ekspor, karena potensinya masih sangat besar untuk dikembangkan, terlebih karena Papua memiliki perbatasan langsung dengan negara lain yaitu Papua Nugini,” tegas Adeltus.
Penjabat Sekda Papua Yohanes Walilo mengatakan, kopi Papua saat ini mendapat perhatian dan apresiasi yang tinggi di dunia internasional. Tidak hanya keunikan dan cita rasanya yang khas, tetapi juga proses budidaya yang melestarikan kearifan lokal. Hal itulah yang menjadikan kopi Papua semakin dicintai hingga ke mancanegara.
Menurutnya, keberhasilan ekspor perdana ini merupakan kerja keras diiringi komitmen yang kuat untuk terus berkembang dan memperluas akses pasar.
"Kami harap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan Papua," pungkas Yohanes.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses